• 4

    Aug

    Tetap Ikhlas Walau Namanya Tak Pernah Disebut

    Mungkin kalian pernah membaca kisah ini dari viral media sosial. Namun, saya baru meresapi tulisannya minggu kemarin. Dalam cerita tersebut, objeknya adalah gula. Selain memberikan rasa manis, benda tersebut juga memberikan manfaat bagi yang membutuhkan. Sayangnya, benda tersebut tak pernah disebutkan namanya setiap kali digunakan. Malah dianggap sebagai sebutan penyakit yang berkonotasi ‘negatif’. Contohnya saat menyeduh kopi ditambah gula, disebutnya kopi manis dan bukan kopi gula. Begitu halnya saat meminum teh, disebutnya teh manis dan bukan teh gula. Berbeda saat ada orang yang mengalami kesusahan, namanya selalu dipanggil ‘Penyakit Gula’ bukan penyakit manis atau sejenisnya. Sifatnya yang benda mati, tak memungkinkan dirinya untuk protes. Mengapa dalam hal ke
  • 18

    Jul

    Touring Susur Pantai ala Rider Hijabers!

    Indonesia yang memiliki banyak keindahan pantai, juga banyak keanekaragaman dan kehidupan di pesisir lautnya. Selain bisa dimanfaatkan sebagai sumber kehidupan bagi sebagian warga yang tinggal disana, pantai dan laut menjadi alasan tersendiri bagi Fatimah Subadiyo (20) untuk dijadikannya sebagai perjalanan touring-nya. Doi menamakan touringnya dengan sebutan Ekspedisi Susur Pantai. Berbekal niat dan doa, Fatim melakukannya secara ‘Solo Ride‘ alias sendirian dan menggunakan motor keluaran dari Jepang yang berkubikasi 225cc. Wanita yang dikenal sebagai Rider Hijabers ini, mengawali perjalanannya dari Bogor (3/7/2016). Biasa dipanggil dengan sebutan Fatim, memilih pantai utara sebagai tujuan akhirnya yaitu kota Tegal.
  • 27

    Jun

    Daya Tarik Investasi Reksa Dana Syariah

    Secara pribadi memang belum mengerti benar tentang Reksa Dana Syariah. Namun berkat informasi dari salah satu bank swasta Indonesia dan referensi berbagai sumber, ternyata investasi tersebut memberikan daya tarik tersendiri bagi para investor seperti saya.  Reksa Dana Syariah memberikan hasil yang jauh lebih besar daripada investor memegang instrument investasi sendiri. Sebab masih terbebani insentif pajak untuk membayar produk reksa dana itu sendiri (non syariah).  Bagi pemegang suku sukuk ritek sendiri, biaya nisbah pajaknya sebesar 15% dan reksa dananya 5%. Berbeda dengan produk syariah, walau tetap mengenakan management fee, namun biaya lain-lain tetap jatuhnya imbal hasil untuk diberikan kepada nasabah.  Daya tarik yang lain, bisa mendapatkan jatah suatu instrumen
  • 31

    May

    Jadwal Imsakiyah 1437 Hijriah Provinsi DKI Jakarta Terbaru

    Tanggal Imsak Subuh Terbit Duha Zuhur Asar Magrib Isya 1 Ramadan 1437 H 04:27 04:37 05:55 06:23 11:54 15:15 17:47 19:01 2 Ramadan 1437 H 04:27 04:37 05:56 06:24 11:55 15:16 17:48 19:01 3 Ramadan 1437 H 04:27 04:37 05:56 06:24 11:55 15:16 17:48 19:02 4 Ramadan 1437 H 04:27 04:37 05:56 06:24 11:55 15:16 17:48 19:02 5 Ramadan 1437 H 04:28 04:38 05:56 06:24 11:55 15:16 17:48 19:02 6 Ramadan 1437 H 04:28 04:38 05:57 06:25 11:55 15:16 17:48 19:02 7 Ramadan 1437 H 04:28 04:38 05:57 06:25 11:56 15:17 17:48 19:02 8 Ramadan 1437 H 04:28 04:38 05:57 06:25 11:56 15:17 17:49 19:03 9 Ramadan 1437 H 04:28 04:38 05:57 06:25 11:56 15:17 17:49 19:03 10 Ramadan 1437 H 04:29 04:39 05:57 06:26 11:56 15:17 17:49 19:03 11 Ramadan 1437 H 04:29 04:39 05:58 06:26 11:56 15:17 17:49 19:03
  • 28

    Apr

    The Power of Kepepet Dalam Menulis

    Saat masih sekolah dasar, saya paling senang dengan pelajaran Bahasa Indonesia. Bu gurunya asyik saat menerangkan materi pelajaran, dan juga pandai bercerita saat topik mendongeng.  Pesan yang masih saya ingat dari bu guru adalah, bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan. Jika suatu saat bepergian keliling pulau Indonesia, tak ada kesulitan saat berkomunikasi dengan masyarakat lokal.  Selain itu, materi yang paling saya senangi adalah mengarang. Sebab semua murid diberikan waktu selama dua jam untuk membuat tulisan karangan satu lembar kertas folio bergaris.  Secara pribadi, saya termasuk siswa yang nakal saat itu. Memanfaatkan waktu panjang dengan bermain bola, dan baru mengerjakan karangan dalam waktu setengah jam. Agar bisa mencapai selembar halaman dalam waktu yang tepa
  • 23

    Apr

    Jangan Melewatkan Kuliner Ini Saat Berada di Yogyakarta

    Kegiatan Audisi Sunsilk Hijab Hunt 2016 yang mencari ikon muslimah, dilakukan secara roadshow hingga 10 kota. Yogyakarta sebagai kota yang ketujuh, dilaksanakan pada hari Rabu - Kamis (21-22 April 2016) dan bertempat di Kampus UIN Sunan Kalijaga. Bersama tim yang lainnya, kebetulan saya mendapat amanah di kota yang terkenal dengan kuliner Gudegnya. Usai menunaikan pekerjaan dengan baik, tak lupa memanfaatkan waktu yang sempit tersebut dengan menikmati kuliner kota pelajar ini. Berikut ini beberapa kuliner yang sempat saya nikmati dan anda jangan melewatkannya saat berada di Yogyakarta, yaitu : 1. Pecelan Depan Pasar Beringharjo
  • 17

    Apr

    Para Riders Melakukan Kopdar Karena Ikan Bandeng Pepes Presto!

    Secara statistik, penduduk Indonesia lebih banyak memiliki motor daripada mobil. Selain harganya yang terjangkau oleh masyarakat menengah ke atas, motor bisa didapatkan dengan cara cicilan. Begitu halnya dengan ibukota Jakarta, dimana warganya bisa memiliki lebih dari satu kendaraan roda dua. Tak heran jika banyak komunitas motor yang bermunculan bak cendawan di musim hujan. Secara pribadi yang tergabung dalam komunitas motor, terkadang sering kopdaran dengan anggota lainnya. Walau ada yang berbeda ketertarikan terhadap aktivitas (touring, balap, keep safety ridding, dll), tak menyurutkan yang lain untuk tetap menjalin silatuhami dalam setiap pertemuan. Saya yang juga menyukai aktivitas kuliner, jadinya lebih senang nongkrong di warung makan. Mulai dari kaki lima yang harganya murah, hing
- Next