Yang Enggak Banget dari Film “Berlian Si Etty”

6 Mar 2013

Senin (4/3/2013), saia mendapat email undangan dari teman blogger yang biasa dipanggil dengan sebutan @omith. Undangan nonton bareng pemutaran film perdana “Berlian Si Etty” di XXI Epicentrum Walk, Jakarta pada tanggal 5 Maret 2013, jam 20.00 - selesai.

berliansietty.com/

berliansietty.com/

Di badan email, terdapat penjelasan singkat mengenai film tersebut. Sebuah film drama komedi yang diproduksi oleh Motekkar Image PH, disutradai oleh Dimas Adi Pratama.

Menurut keterangan dari mereka, film ini berdasarkan kisah nyata. Namun tidak dijelaskan secara gamblang, siapa tokoh sebenarnya dari kisah si Etty ini.

berliansietty.com

berliansietty.com

Film yang berdurasi sekitar 90 menit, (menurut saia) enggak banget sebagai penikmat dari film Indonesia. Fitri Tropica (pemeran Etty), yang selama ini saia kenal sebagai wanita muda periang nan kocak, jauh berbeda sifatnya dengan film yang diperankannya.

Di film tersebut, Fitri bermain sebagai sosok yang wanita yang serius dan juga memerankan adegan menangis. Sumpah! Jauh banget dari kebiasaannya sebagai presenter dan bintang iklan.

Cerita film ini dimulai dengan adegan Etty (fitrop) yang sedang mengendarai motor, membelah jalanan ibukota Jakarta. Hingga sampai di suatu perkantoran untuk presentasi produknya kepada kliennya.

Seperti yang sudah ditebak, presentasi tersebut berakhir dengan penawaran kontrak kerja. Etty yang dikenal sebagai marketing handal, hal tersebut sudah menjadi rutinitas sehari-hari. Tak heran, jika teman-temannya sesama marketing hingga manager-nya, memuji keberhasilannya.

Secara kilas balik, Etty memiliki jiwa marketing (dagang) sejak masih usia sekolah dasar. Dimana dalam ceritanya, dia menjual kue bekal buatan ibunya kepada teman-temannya. Trik dagang yang cerdas! Tanpa modal, namun bisa menghasilkan keuntungan finansial.

Hingga akhirnya pada usia dewasa, dimana Etty mendapatkan promosi ke Jakarta karena prestasinya sebagai marketing, dinilai sangat bagus. Keadaan itulah yang menjadikan Etty menikah dengan sahabat kecilnya, Riky (Yogi Finanda), agar diizinkan oleh ortunya untuk hijrah dari Bandung ke Jakarta.

Di Jakarta, Etty bergabung dengan tim marketing yang lainnya. Berbagi keceriaan dan kebahagiaan sebagai tim kerja yang saling support demi kemajuan perusahaan. Mereka adalah Roby (Denny Soemargo), Emmy (Shalvynne Chang), Rina (Echie Dwi Asih), dan Reza (Andi Permana).

Dalam alur cerita film yang awalnya terlihat ceria dan kocak, terdapat sebuah intrik yang biasa terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Dimana nilai norma-norma selalu berbenturan dengan kenyataan. Urusan finansial, urusan perut memang selalu menjadi letak permasalahan (problematika) kehidupan.

Film ini nggak banget jika tidak ditonton rame-rame bersama keluarga. Bukan hanya sebuah cerita, melainkan adanya sifat edukasi tentang kejujuran, loyalitas dan norma-norma masyarakat sangat ditonjolkan dalam ceritanya.

Banyak hal yang dapat saia pelajari dari film ini. Bahkan anda juga berkesempatan untuk menyerap nilai positif dari film ini. Caranya? Luangkan waktu anda bersama keluarga untuk menonton film ini di bioskop kesayangan anda. Juga sebagai wujud untuk mendukung film Indonesia.

Yang enggak banget dari film “Berlian Si Etty“, si Fitri Tropica tidak datang saat konfrensi pers kemarin… Kan pengen foto bareng.

[youtube]UvJR94QqWA0[/youtube]


TAGS film berlian si etty fitrop fitri tropika citra scholastika


-