Tips Cerdas Berjejaring Sosial

4 Mar 2015

Berdasarkan data Kemenkominfo, pengguna internet Indonesia telah mencapai 63 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, tercatat 95% menggunakan internet untuk mengakses jejaring sosial (social media).

Dari sekian situs jejaring sosial yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia, Twitter dan Facebook masih menempati urutan pertama. Tak heran jika penggunanya sering update status, saling komentar, mengunggah dan mengunduh foto dari situs tersebut. Banyak diantaranya memanfaatkannya untuk berkomunikasi, berdagang online, mencari informasi dan lainnya.

Secara aturan, sosial media tidak membatasi penggunanya untuk posting atau update status harus baik. Namun, ada aturan tak tertulis yang perlu diperhatikan, agar tidak menimbulkan kerugian kemudian hari.

Melalui postingan kali ini, saya coba berbagi tips cerdas menggunakan jejaring sosial. Selain menghindarkan hal-hal yang tidak diinginkan, bisa menjadi pribadi yang menyenangkan di sosial media.

1. Cek dan ricek sebelum berbagi berita

Situs berita online saat ini, sudah menyediakan fasilitas berbagi ke akun sosial media. Tentunya hal tersebut memberikan kemudahan pembacanya untuk berbagi artikel melalui akun sosial media.

Namun, jangan gegabah untuk membagikannya begitu saja tanpa cek dan ricek alias investigasi kebenaran artikel tersebut. Paling tidak, usahakan selalu mengambil dari sumber yang paling terpercaya.

Daripada berbagi artikel yang tidak benar, lebih baik membagikan hal-hal yang sifatnya informatif dan bisa memberikan manfaat bagi lainnya. Banyak kok, berita yang terpercaya di dunia internet saat ini.

2. Perhatikan etika berbahasa di jejaring sosial

Saat ini, keberadaan dunia daring hampir sama dengan kehidupan sehari-hari. Walau pun bebas mengemukakan pendapat, bukan berarti harus melupakan kaidah dan etika yang berlaku.

Mengingat timeline jejaring sosial bisa dibaca siapa saja, hindari penggunaan kalimat yang tidak pantas untuk update status. Meskipun niat awalnya cuma bercanda, bukan berarti semua orang mengerti maksud status itu.

Sebagai pengguna jejaring sosial, sebaiknya hindari kalimat yang negatif. Selain banyak yang tidak menyukainya, kalimat negatif sangat tidak nyaman saat dibaca.

3. Menjadi pengguna jejaring sosial yang menyenangkan

Selain kreativitas membuat kalimat yang pantas untuk update status, perlunya kepandaian dalam memilah mana yang pantas dan tidak untuk di bagikan.

Dengan begitu, teman dan pengikut akan menganggap akun tersebut sebagai pribadi atau pengguna jejaring sosial yang menyenangkan. Tak heran jika banyak yang menunggu update status terbarunya.

Meskipun terlihat sulit untuk menjadi sosok yang menyenangkan, setidaknya bisa menghindari ‘permusuhan’ hanya karena update status di jejaring sosial.

Semoga tips diatas bisa memberikan banyak manfaat bagi yang membacanya.


TAGS sosial media


-