[Review] First Taking Picture With SJ4000 Wifi

27 Mar 2015

Berhasil merekam video menggunakan SJ4000 Wifi kemarin, hari ini saya berkesempatan untuk mengambil gambar (foto). Berusaha mendapatkan hasil maksimal, saya menggunakan microsd class 10 dengan kapasitas 16GB.

Niat mengambil foto sepanjang perjalanan dari rumah menuju kantor, tak lupa settingan pada SJ4000 Wifi disetel pada ISO 200, Auto White Balance dan Resolusi 12 MP. Tak lupa menggunakan koneksi wifi agar tidak terganggu saat menekan tombol ‘OK’ (shutter).

Secara penilaian pribadi, saya mendapatkan sensasi memotret yang baru. Biasanya dalam posisi ‘mengintip’ melalui lubang viewfinder, kali ini harus melalui layar LCD. Tak pelak, harus pandai main perkiraan agar bisa mendapatkan komposisi yang maksimal.

Berikut ini hasil foto-foto jepretan saya di dalam kendaraan umum ekslusif (baca: taksi) :

Dari 2 tulisan kemarin dan hari ini, secara tidak langsung saya bisa memberikan opini pribadi tentang SJ4000 Wifi. Dalam keadaan low light (kurang cahaya), hasil gambar kurang begitu bagus. Berbeda dengan video, hasilnya lebih baik walau kurang mendapat cahaya.

Agar bisa mendapatkan hasil foto yang maksimal, lebih baik pengaturan White Balance di setting secara manual. Secara pribadi, saya kurang begitu pas jika disetting secara auto karena hasilnya kurang begitu memuaskan. Tapi, jika anda belum terbiasa, auto White Balance lebih baik daripada salah warna.

Tombol housing waterproof (anti air) sangat keras, menjadikannya jari-jari saya tidak nyaman menggunakannya. Kabar baiknya, vendor dari SJ4000 memberikan fasilitas broadcast wifi dan bisa dikoneksikan pada smartphone android dan iOS sebagai tombol remote. Sayangnya, aplikasi standar dari vendornya kurang responsif koneksinya. Jadinya, sempat terputus-putus (lag) saat menggunakannya.

Hebatnya lagi, pembelian kamera SJ4000 Wifi sudah include dengan berbagai aksesoris yang dibutuhkan. Kebanyakan aksesorisnya, untuk kebutuhan dokumentasi di luar lapangan (outdoor) dan kompatibel dengan aksesoris tetangga (baca: GoPro). Harganya juga cukup terjangkau bagi kalangan menengah, yaitu sekitar Rp 1,5 - 1,7 juta di pasar forum jual-beli online.

Kamera SJ4000 Wifi juga mudah dioperasikan, bahkan anak kecil juga mampu melakukannya. Tinggal klak-klik tombolnya, dan kamera pun merekam dengan sendirinya. Penggunanya juga sudah banyak, bahkan sudah ada komunitasnya.

Tertarik untuk memilikinya? Anda bisa melakukan pembelian online melalui situs www.sikataja.com. Jika anda ingin membeli melalui saya, alhamdulillah.. saya dapat komisi dan jangan lupa tambahkan ongkirnya :D

Jangan ragu-ragu jika ingin membeli ya.. Ntar, kita buat komunitas sendiri, hahaha 


TAGS review teknologi


Postingan Terkait

Comment
  • Lidya 2 years ago

    White Balance fungsinya untuk apa mas?

-