Pengalaman Seru Menjadi Operator Radio Komunikasi

1 Apr 2016

Jumat pagi hari, setelah bangun dari tempat tidur untuk persiapan rutinitas harian. Mulai dari memanaskan mobil dan motor, juga bersih-bersih sekitar rumah. 

Sambil menyalakan radio komunikasi, berharap mendapatkan informasi dari rekan-rekan breaker yang mobile. Dimana radio komunikasinya terpasang pada kendaraan roda dua maupun empat. 

Mereka sangat aktif membagikan informasi kepada yang lainnya melalui radio pancar ulang (repeater). Tak heran jika banyak rekan yang memonitor (mendengarkan) dan terkadang ikut larut dalam obrolan sehingga menambah keramaian. 

Ada 3 radio pancar ulang yang biasa saya monitor, yaitu :

  • RAPI Nasional yang berada di sekitar Gunung Salak, Jawa Barat
  • RAPI Lokal 4 Duren Sawit, Jakarta Timur
  • RAPI Lokal Bekasi Utara yang berada di Setu Babakan Banten, Jawa Barat

Alasannya, frekuensi mereka selalu tertangkap dengan jelas pada HT yang saya miliki. Selain itu, pancaran HT juga selalu diterima dengan baik oleh ketiga stasiun radio pancar ulang tersebut. 

Usa ngobrol dengan beberapa rekan, radio pancar ulang dari Duren Sawit tiba-tiba hening. Segera melakukan pengecekan frekuensi karena takut bermasalah pada HT yang saya gunakan ini. 

Saya pun coba memanggil beberapa rekan, berharap keheningan di pagi hari segera sirna. Alhamdulillah, ada rekan dari sebuah kapal yang kebetulan bersandar di Tanjung Priok, Jakarta Utara. 

Rupanya sebagian rekan sudah larut dalam aktivitas pekerjaan masing-masing. Tak lupa memberikan salam, saya pun ‘turun’ (menghentikan aktifitas ngebrik) untuk berangkat bekerja. 

Oh ya? Aktivitas tadi sempat saya rekam sendiri menggunakan kamera video. Diolah menggunakan software ‘windows movie maker‘, hasilnya lumayan cukup bagus buat pemula seperti saya.

Silakan simak video keseruan menjadi operator radio komunikasi di bawah ini :


TAGS komunitas radio komunikasi rpu ht


Postingan Terkait

Comment
-