Tetap Ikhlas Walau Namanya Tak Pernah Disebut

4 Aug 2016

Mungkin kalian pernah membaca kisah ini dari viral media sosial. Namun, saya baru meresapi tulisannya minggu kemarin.

Dalam cerita tersebut, objeknya adalah gula. Selain memberikan rasa manis, benda tersebut juga memberikan manfaat bagi yang membutuhkan.

Sayangnya, benda tersebut tak pernah disebutkan namanya setiap kali digunakan. Malah dianggap sebagai sebutan penyakit yang berkonotasi ‘negatif’.

Contohnya saat menyeduh kopi ditambah gula, disebutnya kopi manis dan bukan kopi gula. Begitu halnya saat meminum teh, disebutnya teh manis dan bukan teh gula.

Berbeda saat ada orang yang mengalami kesusahan, namanya selalu dipanggil ‘Penyakit Gula’ bukan penyakit manis atau sejenisnya.

Sifatnya yang benda mati, tak memungkinkan dirinya untuk protes. Mengapa dalam hal kebaikan, dirinya tak pernah disebut? Malah sebaliknya, digunakan sebagai nama penyakit.

Selain menjadi peran utama, gula tetap ikhlas dan selalu memberikan rasa manis. Bagaimana dengan anda?


TAGS opini gula


Postingan Terkait

-