Menjalin Silaturahmi Melalui Kopdaran Reuni Sambil Kulineran

20 Oct 2016

Secara pribadi yang keturunan suku Jawa, secara tidak langsung menjunjung tinggi nilai-nilai luhur kebudayaan tersebut. Walau ragam budayanya masih kental dengan tradisi Hindu-Budha (agama nenek moyang), namun sudah diakulturasikan dengan nilai-nilai Islam oleh Walisongo. 

Menurut saya, budaya paling dominan dari masyarakat Jawa adalah ‘Ngumpulke Balung Pisah‘ atau lebih dikenal dengan kalimat “Menjalin Silaturahmi“. Tak heran jika sebagian orang menghubung-hubungkan garis darah keturunan dengan lainnya. Sederhananya, ‘dolor ketemu gede‘ atau ‘saudara yang ketemu saat sudah dewasa‘. 

Alih-alih menghadiri pernikahan saudara dari keluarga istri di kota Surabaya, saya memanfaatkannya juga sebagai mudik (pulang kampung). 

Pendeknya izin cuti yang saya ambil, berusaha mengisinya dengan sebaik mungkin. Mulai dengan kopdaran netizen di kota Surabaya, yang intinya meminta bantuan kepada mereka untuk mendukung kegiatan kopdar akbar di Jawa Timur. 

Waktu cuti yang bertepatan dengan ulang tahun teman semasa SMP, dimanfaatkan juga menggelar reuni sederhana. Berasumsi menyambung silaturahmi dan menyambut tamu jauh dari Jakarta, dilaksanakan di rumah salah teman wanita (yang dulunya berambut merah). 

Walau tak semuanya datang, kami yang hadir sangat gembira ria. Bercanda bersama, sambil mengenang ‘kejahilan’ masa lalu saat bersekolah di SMPN 12 Surabaya, angkatan 1992-1995, kelas 1-2 G. 

Keuntungan bagi yang telah hadir, mendapatkan satu kantong plastik yang berisi 10 butir telur asin (nama lain goodie bag). Juga berhak mendapatkan doorprize berupa kebutuhan rumah tangga.

Mulai dari wajan penggorengan, alat merapikan rambut (catok), dan sebagainya. Saya sendiri mendapatkan alat mesin jahit mini.

Menjelang akhir acara, kami berburu kuliner di Pusat Sentra Kuliner yang terletak di sepanjang jalan Kalasan, Surabaya. Sesuai kesepakatan bersama, kami memutuskan untuk menikmati kuliner Tahu Campur Asli Lamongan. 

Malam makin larut, sebagian memutuskan untuk pulang ke rumah dan melanjutkan tongkrongan ke pusat kota Surabaya. Masih tetap reuni, namun kali ini dalam perayaan ulang tahun sahabat yang sering membantu masalah saya, yaitu Mega Mahendra. Tidak ada foto untuk hal ini, karena saya anggap sebagai privacy

Kami bercanda hingga dini hari. Meluapkan rasa kangen karena sudah lama tak bertemu. Mengingatkan masa dulu, dimana banyak kejahilan, kebersamaan dan banyak prestasi kami capai saat itu.

Sehari semalam bersama kalian, memacu saya pribadi untuk menjadi pribadi yang bermanfaat. Baik itu dalam lingkungan kecil, juga lingkungan yang lebih luas di tanah perantauan. 

Kawans, tak semuanya saya tuliskan dalam postingan ini, hanya cukup kita yang tau. Sekaligus merayakan hari Blogger Nasional yang jatuh pada tanggal 27 Oktober nanti. 

Terima kasih atas waktunya yang sudah menyempatkan untuk reuni sederhana. Semoga di lain waktu, kita bertemu lagi. Amin!


TAGS kuliner kopdaran netizen


Comment
-