Saya Memutuskan Untuk Ikut Berperang Saat Libur Panjang

13 Dec 2016

Libur akhir pekan yang panjang kemarin (10-12/12/2016), banyak cerita menarik yang bisa dibagikan. Mulai dari keseruan beraktivitas, hingga pengalaman yang menyenangkan. Baik itu secara pribadi dan juga bersama keluarga atau teman-teman. 

Secara pribadi yang terlibat dalam berbagai komunitas, saya menikmati agenda kegiatannya saat liburan kemarin. Bisa dibilang, suatu pengalaman yang luar biasa karena pertama kali melakukannya. 

Teman dari komunitas radio komunikasi, mengajak saya untuk mengikuti ‘Perang Udara‘. Awal dari pemikiran, terlintas pemikiran yang tak masuk akal. Kenapa di komunitas ini malah diajak perang?

Rasa penasaran yang lebih tinggi, saya menyanggupinya dengan ucapan ‘Dilihat dulu, ya..!‘ Hati kecil saya berontak, walau dalam otak untuk tetap berpikiran positif. 

Sambil menunggu waktu kesepakatan, sempat mendengarkan beberapa teriakan dan semangat untuk perang. Awalnya, saya menangkapnya sebagai kalimat intimidasi terhadap lawan. Namun, saya tetap bertahan pada frekuensi yang sudah ditentukan. 

Tak berapa lama, muncul suara pria dengan kisaran umur 50 tahunan. Tak hanya mengenalkan dirinya sebagai juri pertama, suara itu juga mengenalkan juri kedua, ketiga dan keempat. 

Peraturan pun dibacakan dengan seksama, sembari memberikan password kepada peserta untuk mengikuti acara tersebut. Setelah mendapatkan password, langsung saya balas dengan ucapan, ‘Iya, saya bersedia perang!

Sekitar lima menit kemudian, aba-aba persiapan kepada semua peserta dari para juri. Tak berapa lama, perang udara pun dimulai…

Sumpah! Saya sempat kaget dengan perang itu, dan bahkan sempat tertawa saat mendengarkannya. Rupanya mereka berkompetisi dalam frekuensi udara. Saling mengalahkan satu sama lain, dengan harapan bisa mendapatkan hadiah yang nilainya hingga 6 juta rupiah. 

Kegiatan ‘Perang Udara’ ini, bisa diartikan dengan ’saling pentung’ satu sama lain. Menutup frekuensi lawan dengan kekuatan radio yang dimilikinya. 

Secara kekuatan, saya kalah perang karena belum berpengalaman. Selain perangkat yang saya gunakan hanya Handie Talkie berkekuatan 8 Watt, melawan radio RIG yang berkekuatan 60 Watt ke atas. 

Namun, saya tak berkecil hati karena sudah mendapatkan pengalaman yang luar biasa di libur akhir pekan yang panjang ini. Bahkan, saya sudah menyiapkan amunisi untuk ‘Perang Udara’ selanjutnya.

Akhir pekan nanti juga libur panjang dan saya memutuskan untuk ikut berperang!


TAGS hobi hobby rakom radio komunikasi


Postingan Terkait

-