Meraih Untung Melalui Lelang Online

30 Dec 2016

Geliat transaksi perdagangan online yang semakin mencuat belakangan ini, memberikan respon positif bagi para pedagang dan pembeli. Mereka tak lagi terbatas ruang dan waktu saat melaksanakan aktivitas jual-beli.

Dukungan situs e-commerce yang tumbuh bak cendawan di musim hujan, berlomba-lomba menawarkan kemudahan transaksi dan jaminan keamanan. Baik itu untuk pedagang dan juga pembeli yang menggunakan layanan situs tersebut.

5 bulan terakhir, saya mengamati dan mempelajari dengan detail kegiatan lelang online pada media sosial. Produk segmentasi, khusus bagi para penggemar dan peminat radio komunikasi.

Barang yang dilelang, kebanyakan milik atau koleksi pribadi. Mulai dari keluaran terbaru, hingga keluaran di jaman waktu dimana saya belum lahir. Harga yang ditawarkan juga bervariasi. Ada yang cuma seharga 10 ribu hingga puluhan juta rupiah.

Anggota yang tergabung dalam aktivitas lelang online ini, harus melalui proses seleksi ketat dari para admin pengelola. Jika nasib baik, tak sampai sehari langsung disetujui. Sebaliknya jika kurang beruntung, bisa hampir seminggu untuk menunggu prosesnya.

Aktivitas para admin, tak hanya sebatas itu. Mereka juga bisa menjadi ‘penengah’ daripada kegiatan jual-beli (rekber). Hanya dengan memberikan fee (maksimal) 100 ribu, transaksi dijamin aman.

Admin juga memantau proses jalannya lelang online. Baik itu barang yang ditawarkan oleh pedagang, dan juga calon pembeli yang mengajukan penawaran lelang. Apabila terindikasi curang atau tidak sesuai aturan, sanksinya akan dikeluarkan dari grup dan mendapat predikat ‘banned‘.

Merasa sudah mendapatkan bekal yang cukup, saya mulai mengikuti lelang online tersebut. Awalnya sekedar bidding, hingga akhirnya malah terlihat aktivitas pelelangan (beli dan jual).

Ilmu dagang yang ditularkan emak kepada saya, memberikan celah tersendiri untuk meraih keuntungan dari lelang online. Ilustrasinya, saya memenangkan lelang (beli) barang dengan harga murah, lalu dilelang (jual) kepada penggemar koleksi dengan harga yang lebih tinggi. 5 kali saya menang lelang, 5 kali juga saya melelang dan begitu seterusnya.

Saya memanfaatkan momen HARBOLNAS, dimana harga belinya mendapat diskon sebesar 50-70% dari situs e-commerce Indonesia. Dari modal awal yang saya keluarkan sebesar 500 ribu, saya mendapatkan keuntungan bersih 10x lipat dalam periode 1 bulan. Alhamdulillah!

Akhir tahun 2016 ini, internet tak hanya memberikan ilmu bermanfaat bagi saya, melainkan juga keuntungan finansial. Tutup tahun yang sempurna karena saya bisa tersenyum dengan lebar.

Bagaimana dengan akhir tahun 2016 anda? Sempurna?

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka” QS 13:11


TAGS teknologi radio komunikasi


Postingan Terkait

Comment
-