Saya #KenalDetikcomSejak Ada Warnet di Sekitar Rumah

10 Jul 2017

Alih-alih ingin mengucapkan selamat ulang tahun kepada www.detik.com, kesempatan untuk update blog dengan tema tersebut. Tepat pada tanggal 9 Juli 2017 (kemarin), sudah berusia yang ke-19 tahun. 

Secara pribadi, saya mengenal internet pada tahun 1998. Saat itu masih memakai fasilitas kantor dan dilakukan saat jam istirahat bersama senior yang kebetulan sama-sama baru tahu fungsi dan kegunaan internet.

Euforia kami akan internet saat itu, terbatas hanya chatting dengan program aplikasi MIRC dan membuka situs khusus cowok. Sebut saja extrajos dan bagi kalian yang juga tahu situs tersebut, artinya umur kita sama. 

Pada tahun 2002, saya baru diajari membuat akun email pada internet oleh Deni Irfandi (teman sekolah SMP) pada sebuah warnet di bilangan Ngagel Jaya, Surabaya. Diarahkan membuka situs-situs yang memuat informasi dan bisa dimanfaatkan keuntungannya, yaitu Yahoo (karena membuat email), astaga (karena ada ramalan bintang), cafegaul (ternyata teman saya pernah kerja disitu), detikcom (cuma baca berita kriminal) dan friendster (karena ramai dibicarakan pada chanel-chanel MIRC).

Sejak saat itu, saya selalu menyempatkan ke warnet setiap usai gajian tiap bulannya. Selain chatting, juga mencari informasi tentang cara membuat website dengan HTML dan berdurasi maksimal 3 jam. 

Seiring perjalanan waktu, intensitas ke warnet meningkat menjadi seminggu sekali. Sebab saat itu, saya mempunyai target meluncurkan website buatan sendiri sebelum memasuki tahun 2003. 

Alhamdulillah, saya berhasil mengunggah website HTML sederhana pada bulan Februari 2003. Meleset dua bulan dari target, namun bangga karena situs buatan sendiri yang isinya hanya satu halaman profil pribadi tampil di internet. Domain saat itu, numpang (inject) pada salah satu instansi dari perguruan tinggi negeri kota (maaf rahasia) walau hanya bertahan lima hari karena ketahuan admin dan dihapus. 

Makin ke sininya, saya mulai menikmati internet. Belajar secara otodidak untuk memanfaatkan internet. Istilah kata, Sekali Dayung Dua Tiga Pulau Terlampaui. 

Ya! Saya #KenalDetikcomSejak ada warnet di sekitar rumah. Setiap kali ada pemberitaan heboh, saya selalu pergi ke warnet. Membuka situsnya, lalu merangkumnya dalam catatan kecil. Dengan begitu, seolah-olah saya sudah mengetahui berita apa yang akan terbit pada keesokan hari di media cetak. 

Demikian cerita singkat yang bisa saya tulis terkait dengan hastagh #KenalDetikcomSejak yang sempat ramai pada hari Minggu 9 Juli 2017 kemarin. Lalu, kapan kalian mengenal www.detik.com pertama kalinya?


TAGS Teknologi


-