• 20

    Oct

    Menjalin Silaturahmi Melalui Kopdaran Reuni Sambil Kulineran

    Secara pribadi yang keturunan suku Jawa, secara tidak langsung menjunjung tinggi nilai-nilai luhur kebudayaan tersebut. Walau ragam budayanya masih kental dengan tradisi Hindu-Budha (agama nenek moyang), namun sudah diakulturasikan dengan nilai-nilai Islam oleh Walisongo.  Menurut saya, budaya paling dominan dari masyarakat Jawa adalah ‘Ngumpulke Balung Pisah‘ atau lebih dikenal dengan kalimat “Menjalin Silaturahmi“. Tak heran jika sebagian orang menghubung-hubungkan garis darah keturunan dengan lainnya. Sederhananya, ‘dolor ketemu gede‘ atau ‘saudara yang ketemu saat sudah dewasa‘.  Alih-alih menghadiri pernikahan saudara dari keluarga istri di kota Surabaya, saya memanfaatkannya juga sebagai mudik (pulang kampung).  Pen
  • 11

    Oct

    Bermatic-matic Dahulu, Deklarasi Kemudian!

    Keunikan daripada kegiatan #AHMOtoTouring adalah, semua peserta diwajibkan menggunakan motor matic. Jenis dan merknya bebas.  Selain akomodasi, seluruh peserta juga mendapat asuransi gratis dari panitia pelaksana yaitu www.detik.com dan PT AHM. Tak heran jika, banyak orang yang mendaftakan diri sebagai peserta touring.  Hari ketiga pada tanggal 2 Oktober 2016, adalah akhir dari kegiatan #AHMOtoTouring. Usai bangun pagi, semua peserta langsung mempersiapkan diri untuk touring menuju Jakarta. Namun sebelumnya, kami sarapan terlebih dahulu agar ketahanan fisik tetap terjaga selama berkendara. Sebelum berangkat, kami berkumpul di ruang tengah untuk pengumuman pemenang bagi peserta yang aktif di sosial media selama kegiatan berlangsung.  Berikut ini urutan pemenangnya
  • 10

    Oct

    Belajar Berdonasi Untuk Memainkan Persahabatan

    Hari kedua event #AHMOtoTouring, bisa dibilang sangat padat jadwal kegiatannya. Walau tak serius dan cenderung santai, namun bisa memberikan manfaat bagi peserta dan orang lain.  Usai sarapan pagi, seluruh peserta mendapatkan materi ‘Fun Touring Safety Riding‘ dari PT AHM. Dipaparkan oleh Satrio Nugroho, hampir dipastikan ilmunya banyak diserap oleh semua peserta. Ya! Kami belajar berkendara yang baik dan aman bersama. Hal ini dibuktikan dengan adanya interaksi tanya jawab secara langsung pada saat materi belum usai. Dibawakan dengan santai dan penuh humor, semuanya asyik menyimak dari awal hingga akhir.  Mendekati jam ISHOMA, materi ditutup dengan foto bersama. Setelah itu, kami makan siang bersama dan persiapan untuk melakukan touring lagi menuju ke Yayasan D
  • 9

    Oct

    Mampukah Motor Matic Melibas Jalur Cikidang? Ini Jawabannya!

    Apa jadinya jika motor matic diajak touring sepanjang 150 KM? Mampukah motor matic melibas jalur Cikidang yang terkenal dengan tanjakan-turunan dan tikungan tajamnya? Atau hanya sekedar menjadi ‘penonton’ bagi para penikmat touring yang lain? Pendaftaran #AHMOtoTouring yang dibuka sejak awal minggu ke-3 September 2016, tak hanya menarik minat para pembaca detikOTO untuk menjadi peserta. Bahkan, banyak juga dari komunitas motor matic di JABODETABEK, ingin ikut di dalamnya. Bertemakan AHM OTO TOURING GOES TO SUKABUMI 150 KM, lebih dari 80 orang yang mendaftarkan diri. Event yang bertagline “Oto Lovers Brotherhood Untul The End“, hanya memilih 30 peserta dari total jumlah pendaftar.  Titik start atau pemberangkatan dari markas besar www.detik.com pada jam 08.00 W
  • 18

    Jul

    Touring Susur Pantai ala Rider Hijabers!

    Indonesia yang memiliki banyak keindahan pantai, juga banyak keanekaragaman dan kehidupan di pesisir lautnya. Selain bisa dimanfaatkan sebagai sumber kehidupan bagi sebagian warga yang tinggal disana, pantai dan laut menjadi alasan tersendiri bagi Fatimah Subadiyo (20) untuk dijadikannya sebagai perjalanan touring-nya. Doi menamakan touringnya dengan sebutan Ekspedisi Susur Pantai. Berbekal niat dan doa, Fatim melakukannya secara ‘Solo Ride‘ alias sendirian dan menggunakan motor keluaran dari Jepang yang berkubikasi 225cc. Wanita yang dikenal sebagai Rider Hijabers ini, mengawali perjalanannya dari Bogor (3/7/2016). Biasa dipanggil dengan sebutan Fatim, memilih pantai utara sebagai tujuan akhirnya yaitu kota Tegal. Jalur tengah yang dipilihnya, memberikan pengalaman yang unik
  • 23

    Apr

    Jangan Melewatkan Kuliner Ini Saat Berada di Yogyakarta

    Kegiatan Audisi Sunsilk Hijab Hunt 2016 yang mencari ikon muslimah, dilakukan secara roadshow hingga 10 kota. Yogyakarta sebagai kota yang ketujuh, dilaksanakan pada hari Rabu - Kamis (21-22 April 2016) dan bertempat di Kampus UIN Sunan Kalijaga. Bersama tim yang lainnya, kebetulan saya mendapat amanah di kota yang terkenal dengan kuliner Gudegnya. Usai menunaikan pekerjaan dengan baik, tak lupa memanfaatkan waktu yang sempit tersebut dengan menikmati kuliner kota pelajar ini. Berikut ini beberapa kuliner yang sempat saya nikmati dan anda jangan melewatkannya saat berada di Yogyakarta, yaitu : 1. Pecelan Depan Pasar Beringharjo Lokasinya di depan persis pintu masuk pasar Beringharjo, kawasan jalan Malioboro. Harga seporsinya cukup murah dan juga ada beraneka lauk untuk menambah kelezatan
  • 12

    Apr

    Menjadi Turis di Kampung Halaman Surabaya

    Sabtu dan Minggu (9-10 April 2016) kemarin, saya mendapat tugas untuk pelaksanaan event Audisi Sunsilk Hijab Hunt 2016 di kota Surabaya. Program nasional mencari muslimah berbakat dari 10 kota di Indonesia yang digelar oleh detikcom dan Trans 7.  Demi pelaksanaan yang optimal, saya yang tergabung dalam tim detikcom berangkat hari Jumat (8 April 2016) untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Intinya meminimalisir agar acara berjalan dengan baik dan lancar.  Sampai di Surabaya yang kebetulan pas jam makan siang, kami pun bergegas mencari tempat makan di daerah sekitar bandara. Mengingat tadi pagi juga belum sarapan, tak heran jika penghuni istana perut sudah berdendang ria menyanyikan lagu yang berjudul ‘Lapar’.  Sop Buntut Pak Choirul Semambung menjadi tujuan perta
- Next