• 4

    Aug

    Tetap Ikhlas Walau Namanya Tak Pernah Disebut

    Mungkin kalian pernah membaca kisah ini dari viral media sosial. Namun, saya baru meresapi tulisannya minggu kemarin. Dalam cerita tersebut, objeknya adalah gula. Selain memberikan rasa manis, benda tersebut juga memberikan manfaat bagi yang membutuhkan. Sayangnya, benda tersebut tak pernah disebutkan namanya setiap kali digunakan. Malah dianggap sebagai sebutan penyakit yang berkonotasi ‘negatif’. Contohnya saat menyeduh kopi ditambah gula, disebutnya kopi manis dan bukan kopi gula. Begitu halnya saat meminum teh, disebutnya teh manis dan bukan teh gula. Berbeda saat ada orang yang mengalami kesusahan, namanya selalu dipanggil ‘Penyakit Gula’ bukan penyakit manis atau sejenisnya. Sifatnya yang benda mati, tak memungkinkan dirinya untuk protes. Mengapa dalam hal ke
  • 29

    Nov

    [vlogging] Gak Harus Memiliki Jika Ingin Unboxing Smartphone Baru

    Paman dari keluarga istri yang juga ingin mencoba teknologi 4G LTE, dengan budget maksimal satu juta rupiah include dengan kartu perdana dan pulsa. Menurut pengakuannya, doi tertarik karena sering mendengar dan membaca berita teknologi tersebut.  Dasarnya saya sedang ada project membuat video blogging, segera mengajukan tawaran ‘win-win solution‘ kepadanya. Bersedia menemani belanja di salah satu mall Jakarta Timur, asal diizinkan membuka box-nya (unboxing) pertama kali. Alhamdulillah doi setuju, dan bahkan minta namanya disebutkan pada saat pembuatan video nantinya. Ingin tahu smartphone yang saya pilih dan sekaligus unboxing? Simak videonya di bawah ini : Melalui postingan ini, saya tak harus memiliki jika ingin unboxing smartphone baru!
  • 26

    Nov

    [vlogging] Mengikuti Kajian Islam Bersama Komunitas Sajadah

    Kamis (26/11/2015), saya mengikuti Kajian Islam yang digelar oleh Komunitas Sajadah selepas sholat Dhuhur berjamaah. Menghadirkan ustad Taufik Nugraha dari Yayasan Al-Imam Ibnu Khuzaimah, mengangkat tema ‘Ringkasan Cara Pelaksanaan Jenazah’. Honestly, saya mendapatkan banyak ilmu bermanfaat dari paparan ustad. Mulai dari cara menyiapkan kain kafan, mengatur dan memandikan jenazah. Bahkan, saya baru tahu jika ada wasiat yang dianjurkan atau dilaksanakan juga ada wasiat yang haram untuk dilaksanakan.  Untuk lebih jelasnya, silakan anda tonton videonya dengan baik dan cermat. Terima kasih :)
  • 25

    Nov

    [vlogging] Selamat Hari Guru dari Kami Para Muridmu

    25 November yang bertepatan dengan Hari Guru Nasional, kami yang sedang melaksanakan kegiatan UAT turut meramaikannya sebagai bentuk penghormatan kepada mereka. Jasa mereka yang tiada tara, manfaatnya tiada berkesudahan bagi kami walau sudah mendapat predikat LULUS. Melalui video blogging ini, guru yang bagus dan baik adalah sebagai berikut : Terima kasih Guru! Engkau memang pahlawan tanpa tanda jasa!
  • 22

    Nov

    [vlogging] Ketika Kembaran Saya Memberikan Opini Jurnalisme Warga

    Ini adalah video blogging saya yang kelima dengan tema ‘Jurnalisme Warga‘. Walau punya pendapat opini pribadi, namun berbeda dengan penjelasan dari kembaran saya yang berasal dari Jepang dan China.  Seperti apa ceritanya? Silakan tonton video di bawah ini, dengan cermat dan baik. Jika memang terdapati memberikan manfaat, jangan sungkan untuk share (berbagi) kepada teman-teman anda. 
  • 21

    Nov

    [vlogging] Aktivitas Lain Selain Blogging

    Ini adalah video blogging yang keempat. Tema kali ini tentang aktivitas keseharian saya selain ngeblog, yaitu memotret.  Mengingat mendapat pekerjaan memotret dengan kategori ‘Food Photography’, saya manfaatkan juga bagian dari agenda project vlogging pribadi.  Diantaranya mengenalkan peralatan yang saya gunakan dan juga tips mendapatkan cahaya lain hanya memanfaatkan kertas warna. Ingin tahu penjelasan lengkapnya? Simak vlogging di bawah ini : Hasilnya, mirip-mirip dengan foto di bawah ini :
  • 17

    Nov

    [vlogging] Lain Ladang Lain Belalang

    Ini adalah video blogging yang ketiga. Tema yang diangkat adalah ‘Lain Ladang Lain Belalang’, peribahasa Indonesia yang artinya ‘Lain pastinya lain pula bahasanya’.  Perbedaan bahasa inilah yang menjadikan Indonesia makin kaya dengan ragam budayanya. Saya yang terbiasa bahasa Jawa, harus mampu beradaptasi dengan istri yang terbiasa menggunakan bahasa Padang (minang).  Ingin tahu penjelasan lengkapnya? Simak vlogging di bawah ini :