RSS

Etika Resign

Tak disangka, perusahaan lain mengejar-ngejar anda untuk pindah kerja dengan iming-iming gaji yang jauh lebih tinggi. Diterima atau dicuekkin saja? Ternyata anda memutuskan untuk pergi dari perusahaan lama dan menerima tawaran dari perusahaan lain. Bagaimana Etika saat akan Resign?

  • Buat Resignation Letter
    Ketika anda memutuskan untuk pindah dan sudah menandatangani kesepakatan dengan perusahaan baru, segera ajukan surat pengunduran diri pada atasan. Sebaiknya surat tersebut anda sampaikan jauh hari sebelum hari terakhir anda bekerja di perusahaan lama. Ini dilakukan agar perusahaan lama punya tenggang waktu untuk mempersiapkan orang baru untuk posisi anda.
  • Hindari Alasan yang Memojokkan
    Ungkapkan alasan kepindahan anda dengan cara etis dan logis. Jangan memberikan komentar atau opini yang bersifat sensitif atau memojokkan perusahaan lama, dimana anda pernah bekerja disana.
  • Ungkapkan Terima Kasih
    Sebelum melangkah keluar, sampaikan ucapan terima kasih atas semua dukungan pada seluruh pihak di perusahaan. Selain itu, informasikan juga pada rekan bisnis, bahwa anda sudah tak bekerja di perusahaan yang lama lagi. Jika bersedia, gelar acara farewell party. Cara ini akan meninggalkan kesan baik bagi citra anda.

Ada faktor yang lebih penting sebelum memutuskan untuk Resign dari perusahaan lama menuju perusahaan yang baru. Bagi anda yang baru pertama kali punya pengalaman “digaet” perusahaan lain, silhakan teliti terlebih dahulu jenjang karir perusahaan tersebut. Hal tersebut sangat penting untuk diketahui, agar anda bisa memilih perusahaan mana yang memberi peluang bagi anda mengembangkan karir. Terlebih jika anda mempunyai obsesi menduduki posisi lebih tinggi dan vital.

Selain itu, sebelumnya anda harus mengetahui jumlah nominal gaji yang ditawarkan. Gali informasi sebanyka-banyaknya mengenai paket tunjangannya. Apakah anda akan mendapat tunjangan kesehatan, transportasi, annual allowance dan living allowance yang menarik. Yang tak kalah penting, bagaiman sistem bonus bagi karyawan di perusahaan?

Faktor lain yang tak kalah penting, anda harus mengetahui kondisi atau kredibilitas perusahaan yang akan merekrut anda. Apakah manajemen disana cukup stabil? Atau lebih baik dari perusahaan tempat bekerja anda yang sekarang? Berapa lama perusahaan itu berdiri? Bagaimana finansial perusahannya? Cek dengan teliti dan seakurat-uratnya. Sebab banyak kasus, perusahaan internasional yang memiliki nama besar ternyata tidak dapat berkembang di Indonesia. Akibatnya banyak yang tutup dengan alasan, “Investasi di Indonesia Kurang Menguntungkan“.

By the way.. Kenapa mereka mau membayar anda lebih tinggi? Bukan tanpa sebab perusahaan berniat melakukan aksi “menggaet” anda. Salah satu alasannya adalah kemampuan dan pengalaman yang dimiliki karyawan yang akan dibajak. Tak heran, urusan gaet-menggaet kerap terjadi pada posisi yang cukup tinggi, misalnya manager atau director. Faktor lain, perusahaan mencari karyawan dengan skill khusus dan rupanya kandidat yang tepat. Cara yang paling cepat, sudah pasti dengan cara menggaet atau mengumumkan di iklan Lowongan Pekerjaan dengan tulisan “Dicari Yang Berpengalaman!“.

Selamat menikmati dan mencintai pekerjaan anda, baik di perusahaan lama atau pun di perusahaan yang baru… :)


2 teman anda menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?

Comments Add Yours ↓

  1. 1

    Sharing yang bermanfaat Kang, karena memang tidak enak segala kreatifitas kita dapat dibajak oleh orang yang membayar dengan murah.

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah’s Blog

  2. 2

    mantab bos…

  3. 3

    mantab

  4. 4

    betul mas, meskipun resign karena hal apapun kita tetap perlu menjaga hubungan yang baik…..



Your Comment