• 16

    Jul

    Wawancara Ekslusif Dengan Owner Zahfy Raja Kebab

    Saat liburan sambil berdagang, saya bertemu dengan Hefni Tri S. Pria yang berasal dari Surabaya ini, dikenal sebagai pemilik (owner) bisnis kuliner yang bernama Zahfy Raja Kebab dan Pak Win Sop Ayam Klaten. Tak hanya itu, doi juga meraih berbagai macam prestasi dan penghargaan dalam usaha kuliner dalam tingkat nasional dan internasional. Saya yang kebetulan membuat vlog pribadi, langsung meminta izin untuk mewawancarainya. Rupanya saya sedang beruntung pada hari Minggu ini (16/7/2017). Sikapnya yang sederhana, doi setuju untuk diwawancarai dalam bentuk video. Dalam wawancara singkat tersebut, Hefni banyak menceritakan pengalamannya saat memulai bisnis kuliner tersebut pada akhir tahun 2008. Berawal dari hobi yang menikmati sekaligus membanding-bandingkan berbagai macam rasa kebab, ia pun
  • 28

    Jan

    Ini Alasannya Warna Kuning Dianggap Sebagai Lambang Kekayaan!

    Indonesia yang terkenal dengan kekayaan dan kemajemukannya, sebagian masyarakatnya menganggap warna kuning (emas) adalah lambang kekayaan. Bisa juga bermakna sebagai kemakmuran serta moral yang luhur. Tradisi masyarakat Bali, warna kuning menjadi salah satu dari empat warna keramat selain warna putih, merah dan hitam. Jangan heran jika ada perayaan keagamaan yang disebut dengan Hari Raya Kuningan. Begitu halnya dengan kuliner tradisional Indonesia berupa Nasi Kuning. Sesuai dengan warnanya, selalu disajikan pada peristiwa syukuran dan peristiwa-peristiwa gembira seperti kelahiran, pernikahan dan tunangan. Aromanya yang selalu menggugah selera, cita rasanya pun sangat lezat jika dinikmati bersama keluarga. Makanan yang terbuat dari beras, dimasak bersama dengan kunyit (kunir) serta santan
  • 20

    Oct

    Menjalin Silaturahmi Melalui Kopdaran Reuni Sambil Kulineran

    Secara pribadi yang keturunan suku Jawa, secara tidak langsung menjunjung tinggi nilai-nilai luhur kebudayaan tersebut. Walau ragam budayanya masih kental dengan tradisi Hindu-Budha (agama nenek moyang), namun sudah diakulturasikan dengan nilai-nilai Islam oleh Walisongo.  Menurut saya, budaya paling dominan dari masyarakat Jawa adalah ‘Ngumpulke Balung Pisah‘ atau lebih dikenal dengan kalimat “Menjalin Silaturahmi“. Tak heran jika sebagian orang menghubung-hubungkan garis darah keturunan dengan lainnya. Sederhananya, ‘dolor ketemu gede‘ atau ‘saudara yang ketemu saat sudah dewasa‘.  Alih-alih menghadiri pernikahan saudara dari keluarga istri di kota Surabaya, saya memanfaatkannya juga sebagai mudik (pulang kampung).  Pen
  • 23

    Apr

    Jangan Melewatkan Kuliner Ini Saat Berada di Yogyakarta

    Kegiatan Audisi Sunsilk Hijab Hunt 2016 yang mencari ikon muslimah, dilakukan secara roadshow hingga 10 kota. Yogyakarta sebagai kota yang ketujuh, dilaksanakan pada hari Rabu - Kamis (21-22 April 2016) dan bertempat di Kampus UIN Sunan Kalijaga. Bersama tim yang lainnya, kebetulan saya mendapat amanah di kota yang terkenal dengan kuliner Gudegnya. Usai menunaikan pekerjaan dengan baik, tak lupa memanfaatkan waktu yang sempit tersebut dengan menikmati kuliner kota pelajar ini. Berikut ini beberapa kuliner yang sempat saya nikmati dan anda jangan melewatkannya saat berada di Yogyakarta, yaitu : 1. Pecelan Depan Pasar Beringharjo Lokasinya di depan persis pintu masuk pasar Beringharjo, kawasan jalan Malioboro. Harga seporsinya cukup murah dan juga ada beraneka lauk untuk menambah kelezatan
  • 17

    Apr

    Para Riders Melakukan Kopdar Karena Ikan Bandeng Pepes Presto!

    Secara statistik, penduduk Indonesia lebih banyak memiliki motor daripada mobil. Selain harganya yang terjangkau oleh masyarakat menengah ke atas, motor bisa didapatkan dengan cara cicilan. Begitu halnya dengan ibukota Jakarta, dimana warganya bisa memiliki lebih dari satu kendaraan roda dua. Tak heran jika banyak komunitas motor yang bermunculan bak cendawan di musim hujan. Secara pribadi yang tergabung dalam komunitas motor, terkadang sering kopdaran dengan anggota lainnya. Walau ada yang berbeda ketertarikan terhadap aktivitas (touring, balap, keep safety ridding, dll), tak menyurutkan yang lain untuk tetap menjalin silatuhami dalam setiap pertemuan. Saya yang juga menyukai aktivitas kuliner, jadinya lebih senang nongkrong di warung makan. Mulai dari kaki lima yang harganya murah, hing
  • 14

    Mar

    Gangan Kepala Ikan Ketarap, Kuliner Khas Belitung yang Menyegarkan

    Awal minggu kedua bulan Maret 2016, saya mendapat tugas dan menjadi bagian dari Laskar Gerhana detikcom. Ditempatkan pada pulau Belitung, tentunya sebuah pengalaman dan perjalanan yang baru bagi saya.  Banyak cerita menarik yang sudah seharusnya saya bagikan melalui tulisan. Mulai dari keindahan alam yang berupa foto-foto (baca di SINI!), juga cerita pulau Belitung dari sisi yang lain (baca di SINI!). Begitu juga dengan blog ini, dimana saya menulis dari sisi kulinernya.  Kuliner khas Belitung, masih bisa dikatakan hampir mirip dengan kuliner yang ada di pulau Bangka. Tak jauh berbeda dari tingkat kelezatan rasanya dan tak jauh-jauh dari kategori seafood (makanan hasil laut). Pada hari pertama menginjakan kaki di Belitung, waktunya pas mendekati jam makan siang. Segera bergegas
  • 7

    Oct

    Kuliner dan Pantai Menjadi Daya Tarik Wisata Pulau Bali

    Niatan spontanitas pergi wisata ke pulau Bali, tidak pernah terpikirkan sebelumnya oleh kami. Jika memang bisa melampaui 50 pulau dalam sekali mendayung, tak ada salahnya untuk dilaksanakan.  Sengaja memilih paket honeymoon saat booking hotel, agar bisa mendapatkan tambahan ’service’ dibandingkan dengan pemesanan biasa. Jangan heran jika di dalam kamar terdapat berbagai pernak-pernik hiasan khas pengantin baru.  Kami yang bangun kesiangan karena semalam ‘hoho-hihi’, langsung menuju tempat sarapan yang sudah disediakan pihak hotel. Dilanjutkan dengan olahraga air (baca: berenang) sambil sok-sokan berjemur ala turis asing :D Sekitar pukul setengah sebelas siang waktu setempat, kami pun siap berpetualang lagi. Rupanya pak Barus bertindak sebag
- Next