Saat-saat liburan adalah saat yang menyenangkan berkumpul dengan sanak saudara. Baik itu liburan sekolah, kuliah atau cuti bersama yang ditetapkan oleh pemerintah. Biasanya, aktivitas memotret pun tak luput dari kebersamaan tersebut. Alasannya demi mengenang keakraban bersama sanak saudara yang lain, bisa jadi sebagai ajang narsis bersama atau hanya sekedar di upload di jejaring sosial dan blog.
Bersama postingan ini, saia mencoba untuk berbagi Tips Memotret Saat Liburan agar tidak mati gaya. Mari simak dibawah ini:
- Mengingat liburan itu identik dengan berpergian, usahakan jangan membawa kamera yang terlalu berat. Jika ingin lebih simple, kamera poket dan kamera telepon genggam sudah cukup mewakili makna kebersamaan dalam menangkap momen-momen liburan. Namun jika memang ingin menggunakan kamera DSLR, usahakan menggunakan lensa standar agar tidak mengganggu ‘nikmatnya’ liburan bersama keluarga. Jangan sampai lensa tele yang panjang itu mengganggu aktivitas liburan bersama keluarga.
- Gonta-ganti variasi pada saat foto bersama, karena biasanya, saat berfoto-foto barengan bersama keluarga selalu sejajar dan ditengah-tengah frame. Boleh dicoba dengan posisi yang dari ujung frame yang paling kanan / kiri. Dengan begitu, akan terlihat tidak mengumpul di tengah dan pastinya akan nampak menarik jika momennya pas ‘mengena’.
- Saat memotret di depan objek wisata (patung / bangunan), usahakan mengambil obyeknya yang lebih dominan adalah keluarga, bukan patung / gedungnya. Agar hasilnya lebih terlihat jelas, bahwa itu adalah keluarga anda. Mengingat banyak foto-foto yang terlihat jelas pemandangan obyek wisatanya, dan keluarga malah menjadi background dari pemandangan tersebut.
- Saat menikmati kuliner, jangan lupa untuk difoto terlebih dahulu (kan kita Indonesia, dimana sebelum makan harus memotret terlebih dahulu baru berdoa, hahaha) dan kemas obyeknya secantik mungkin. Harapannya, agar orang yang sedang menikmati foto kuliner itu, timbul rasa ingin mencicipi sajian kuliner itu. Lebih bagus lagi, jika orang tersebut sampai ngeces-ngeces karena foto itu.
Untuk sementara sih, sampai disini dulu. Informasi ini saia dapatkan saat sedang mengikuti seminar Foto Jurnalistik di Surabaya, 2009. Saia tulis di postingan ini, karena sangat bermanfaat bagi saia pribadi. Semoga bermanfaat juga bagi yang membaca





terima kasih.. saia waktu SMP ikutan ekstrakurikuler fotografi, cetak film sendiri hingga cetak foto sendiri
sebenarnya sejak SMP sih..
Tambahan: jangan lupa setting kamera ke mode yg sesuai dgn lokasi pengambilan gambar (indor atau outdor) biar hasil foto-nya lebih maksimal.
hal yang terpenting adalah bisa mengabadikan momen2 yang indah mas.
sepakat dengan pendapat anda
biasanya sih..kalo gak pengen ribet, langsung setting otomatis
siiiip… itu memang yang penting mas bro…
psotingannya ngena..
tips dan triknya keren mas,
aku sendiri lebih suka menfoto dengan kamera ponsel, karena bisa langsung diunggah ke social media dan photo sharing service, hehe
mangstafff…. dan terima kasih ya..
Tipsnya mantabs gan..,tp kok foto ilutrasinya kurang sreg ya, tu ada 1 yg tertidur sambil berdiri hehehe… PISS gan